ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,28 April 2026-Polisi mengungkap kronologi penemuan mayat perempuan insial CR (54) di Kampung Ciceuri, RT 01/RW 09, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
CR dikonfirmasi adalah Cicih Rohaeti yang merupakan warga setempat.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan, penemuan mayat Cicih berawal dari kecurigaan saksi inisial AH (33) terhadap kediaman dan keberadaan korban pada Senin (27/4/2026) sore.
AH curiga lantaran tak terlihat adanya aktivitas di rumah Cicih.
Kecurigaan itu bertambah kuat karena Cicih tak terlihat keluar rumah hingga sore hari.
“Jadi memang awalnya adanya kecurigaan saksi AH, dia melihat gorden rumah korban ini masih tertutup sampai sore dan korban juga tak terlihat keluar rumah sampai sore,” kata Gofur saat dikonfirmasi Tribun Jabar, Selasa (28/4/2026).
AH kemudian mengajak saksi lain inisial NA (36) untuk memastikan keberadaan korban di dalam rumah. Mereka kemudian masuk melalui pintu warung yang terhubung dengan rumah korban.
“AH mengajak satu saksi lain, adik korban untuk ngecek. Mereka masuk lewat pintu warung, karena pintu utama terkunci,” jelas Gofur.
AH dan NA langsung terkejut sesaat setelah masuk ke dalam area rumah. Korban terlihat terlentang di dalam kamar dengan bagian muka tertutup bantal.
Usai bantal disingkap, terlihat Cicih sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan sejumlah luka.
“Pas ditarik bantalnya, saksi memang melihat ada luka di leher dan area muka, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke kami, jadi pertama ditemukan itu sekitar jam 16.30 WIB,” ujarnya.
Adanya dugaan bahwa Cicih merupakan korban pembunuhan kemudian menyusul dari hasil penyelidikan awal. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengungkap adanya luka seperti lebam, bibir pecah, hingga gigi copot pada jasad Cicih yang diduga kuat akibat benturan benda tumpul.
“Ya diduga seperti itu (korban pembunuhan), tapi ini baru dugaan awal,” ucap Gofur.
Polisi masih melakukan pengembangan terhadap penyelidikan adanya dugaan pembunuhan tersebut. Termasuk menunggu hasil autopsi jenazah dari RS Sartika Asih Bandung.
“Kita masih kembangkan dan pendalaman. Nanti kami sampaikan perkembangannya,” tandasnya.
