Mencicipi Pindang Gunung Pangandaran, Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera

ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,10 Januari 2026-Di balik pesona alam Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tersimpan kekayaan kuliner yang tak kalah memikat.  Satu di antaranya Pindang Gunung, sajian berkuah kuning yang sudah tidak asing namun menjadi primadona khususnya bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan objek wisata pantai Pangandaran. Berbeda dengan pindang pada umumnya, pindang gunung yang disajikan di Coffee and Resto N’Ter Pangandaran memiliki ciri khas kuat pada…

Read More

Pelaku Usaha Hotel Usulkan Strategi untuk Dongkrak Kunjungan Wisata ke Pangandaran

ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,19 Oktober2025–Demi mendongkrak jumlah kunjungan wisata ke Pangandaran, pelaku usaha perhotelan mengusulkan sejumlah strategi kolaboratif antara sektor swasta dan pemerintah daerah.  Satu di antaranya disampaikan oleh General Manager Hotel Arnawa, Aby Kuswanto, yang menilai peningkatan jumlah wisatawan sangat bergantung pada sinergi antar pelaku industri pariwisata dan peran aktif pemerintah. “Jumlah kunjungan wisata akan meningkat jika ada kolaborasi bersama. Melihat kondisi pemerintah daerah…

Read More

RSUD Pandega Pangandaran Imbau Waspada Virus Hanta akibat Tikus, Kenali Gejala dan Pencegahannya

www.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,16 September 2025-Manajemen RSUD Pandega Pangandaran mengeluarkan imbauan penting agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman virus Hanta. Virus Hanta adalah penyakit zoonosis yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus. Di Indonesia, kasus yang paling sering dilaporkan adalah Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).  Kabid Pelayanan Kesehatan RSUD Pandega Pangandaran, dr. Liza Octa Ferostina, mengatakan, virus Hanta bisa menyebabkan dua jenis penyakit…

Read More

Gaji DPRD Pangandaran Paling Rendah di Jabar, Bertahun-tahun Tak Naik, Otang: Kami Menahan Diri

www.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,14 September 2025-Seorang anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Otang Tarlian, menyebut, gaji dan tunjangan yang diterima setiap bulan paling kecil se-Jawa Barat.  Nominalnya berkisar Rp 27 juta per bulan. Menurut Otang, angka itu sudah bertahun-tahun tidak mengalami kenaikan.  Meski demikian, Ia dan rekan-rekan anggota lain tetap menerima dengan lapang dada, menyadari kondisi fiskal daerah yang belum memungkinkan adanya penyesuaian. “Kalau ingin gaji dan tunjangan meningkat, tentu harus ada peningkatan…

Read More