ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,9 April 2026-Di tengah upaya besar menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, langkah sederhana dari dapur rumah tangga mulai mendapat perhatian sebagai bagian penting dari solusi: penggunaan garam beryodium berkualitas.
Penanganan stunting saat ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran dunia usaha juga semakin nyata melalui penyediaan produk pangan yang mendukung pemenuhan gizi masyarakat dari kebutuhan paling mendasar sehari-hari.
Salah satu kontribusi tersebut datang dari produsen garam PT Sumatraco Langgeng Makmur melalui produk garam konsumsi beryodium “Cap Keluarga Santri”. Produk ini dihadirkan bukan sekadar sebagai pelengkap rasa dalam masakan, tetapi juga sebagai sumber mikronutrien penting yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Yodium merupakan zat gizi esensial yang sering kali kurang mendapat perhatian. Padahal, kekurangan yodium dalam jangka panjang dapat berdampak serius, mulai dari gangguan pertumbuhan, penurunan kemampuan belajar, hingga meningkatnya risiko stunting pada anak.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas, garam Cap Keluarga Santri telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), terutama terkait kandungan yodium sesuai ketentuan. Standar ini menjadi jaminan bahwa produk yang dikonsumsi masyarakat memberikan manfaat kesehatan secara optimal.
Purchasing PT Sumatraco Langgeng Makmur, Mohammad Ishak, menegaskan bahwa kualitas produk menjadi perhatian utama perusahaan.
“Kami memastikan setiap produk garam konsumsi beryodium Cap Keluarga Santri yang dipasarkan telah memenuhi standar SNI, khususnya dari sisi kandungan yodiumnya. Ini penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak pada masa pertumbuhan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kontribusi industri tidak berhenti pada proses produksi saja. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konsumsi garam beryodium juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menurunkan prevalensi stunting.
“Stunting bukan hanya berkaitan dengan kurangnya asupan makanan, tetapi juga minimnya mikronutrien penting seperti yodium. Kami berharap produk ini dapat menjadi bagian dari solusi nyata bagi kesehatan generasi mendatang,” tambahnya.
Selain menjaga mutu produk, perusahaan juga memberi perhatian pada distribusi agar garam beryodium berkualitas semakin mudah dijangkau masyarakat, termasuk di daerah-daerah dengan risiko stunting yang masih tinggi.
Penggunaan garam beryodium secara rutin di setiap rumah tangga dinilai sebagai langkah kecil yang mampu memberi dampak besar bila dilakukan secara konsisten.
Kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat. Dari dapur rumah yang sederhana, harapan untuk melahirkan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting terus dibangun.
