Dedi Mulyadi Tinjau TMMD di Majalengka, Dukung Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,19 Februari 2026-Di sela peninjauan lokasi bencana longsor dan pergerakan tanah di Kabupaten Majalengka, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan dukungan penuhnya terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0617/Majalengka. 

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur hingga pelayanan sosial yang langsung dirasakan masyarakat desa.

Saat meninjau longsor di wilayah selatan Majalengka, KDM menilai kehadiran TMMD menjadi bagian penting dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus pembangunan desa secara berkelanjutan. 

Program TMMD dinilai sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat ketahanan desa, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, maupun sosial.

Salah satu sasaran TMMD ke-127 berada di Desa Sindangwangi dan Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

Melalui kegiatan Pra TMMD, Kodim 0617/Majalengka mulai melakukan perbaikan akses jalan penghubung antar desa yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga, khususnya petani, sekaligus akses menuju kawasan wisata alam Ciboer Pass.

Komandan Kodim 0617/Majalengka sekaligus Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, mengatakan perbaikan dilakukan pada ruas jalan sepanjang sekitar 1.000 meter atau 1 kilometer dengan lebar 3 meter. Jalan tersebut sebelumnya masih berupa tanah dan kerap sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

“Intinya beliau (Pak Dedi) mendukung TMMD. Pada tahap awal, kami menurunkan alat berat untuk membuka, meratakan, dan memperkeras badan jalan. Kondisinya licin dan berlumpur saat hujan, sehingga sering menghambat aktivitas warga,” kata Fahmi saat mendampingi KDM ke Sukadana, Majalengka nengok korban pergerakan tanah, Kamis (19/2/2026).

Menurut Fahmi, kegiatan Pra TMMD ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap percepatan pembangunan desa, terlebih di wilayah rawan bencana seperti Majalengka bagian selatan. Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga evakuasi saat kondisi darurat dapat berjalan lebih lancar.

“Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain menunjang aktivitas pertanian, akses ini juga membuka potensi pariwisata Ciboer Pass yang berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” jelasnya.

Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-127 Kodim 0617/Majalengka juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan TMMD, Tim Kesehatan (Timkes) Satgas TMMD melaksanakan pelayanan kesehatan door to door bagi warga desa sasaran.

Pada Minggu (15/2/2026), Timkes Satgas TMMD mendatangi rumah Bu Nani, warga Desa Sindangwangi, yang menjadi salah satu penerima manfaat layanan kesehatan TMMD. Pelayanan ini diberikan kepada warga yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, Timkes Satgas TMMD melakukan pemeriksaan kondisi fisik umum, pengecekan tekanan darah, serta memberikan edukasi kesehatan dasar agar kondisi warga tetap terpantau.

Dengan dukungan penuh Gubernur Jawa Barat KDM yang tengah fokus pada penanganan bencana longsor dan penguatan desa, Fahmi berharap program TMMD ke-127 di Kabupaten Majalengka dapat memberikan dampak jangka panjang.

“Konektivitas desa semakin baik, ekonomi warga meningkat, dan kesehatan masyarakat lebih terjaga. Kami mohon doa agar seluruh rangkaian TMMD ini berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat,” pungkasnya.