Hadapi Lonjakan Sampah Malam Tahun Baru, Ratusan Petugas dan Armada di Bandung Siap Dikerahkan

ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,30 Desember2025-Ratusan petugas kebersihan dan sejumlah armada, bakal diterjunkan untuk menangani lonjakan volume sampah di sejumlah titik Kota Bandung saat perayaan malam Tahun Baru 2026.

Biasanya volume sampah di Kota Bandung ini mencapai 1.500 ton per hari. Namun, pada malam Tahun Baru diprediksi bakal meningkat hingga 30 persen mengingat sejumlah titik diprediksi bakal diserbu wisatawan dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, mengatakan, untuk menangani sampah saat malam Tahun Baru tersebut, pihaknya akan menerjunkan 249 petugas kebersihan yang disebar ke sejumlah titik.

“Mereka akan bekerja 3 shif di beberapa ruas jalan, jadi tidak semua ya, karena yang jadi concern-nya pembersihan itu ada 32 ruas jalan. Untuk 17 ruas jalan utama dan 15 itu tambahannya,” ujar Darto, Selasa (30/12/2025).

Dia mengatakan, ruas jalan yang menjadi perhatian saat malam Tahun Baru nanti, di antaranya Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga karena kedua jalan tersebut biasanya menjadi tempat favorit masyarakat dan wisatawan.

“Karena pengalaman kita di titik-titik atau area-area itu tempat berkumpulnya masa. Biasanya di malam Tahun Baru kalau ada jumlah masa yang berkumpul, itu pasti ada tambahan sampah di sana,” katanya.

Selain Jalan Asia Afrika dan Braga, pihaknya juga akan memfokuskan penanganan sampah di Gasibu dan Tegallega. Di keempat titik krusial tersebut, DLH Kota Bandung akan menerjunkan 6-12 petugas kebersihan.

“Rata-rata itu 6 orang sampai terbanyak itu 12 orang di ruas tertentu ya. Jadi yang akan kita siagakan itu petugasnya ada 249 orang lebih malam Tahun Baru,” ucap Darto.

Sedangkan untuk armada, kata Darto, pihaknya akan mengerahkan 12 truk besar, 18 pikap, 54 motor sampah, dan sejumlah peralatan-peralatan yang lain. Semua, armada tersebut dikerahkan sesuai dengan titik yang telah ditetapkan.

“Kita juga akan tambah trash bag. ‎kita akan waspadai karena pengalaman selama ini di jam-jam finish kan biasanya jam 1 malam selesai nanti setelah itu kita juga akan melakukan pengkondisian di setiap titik,” ujarnya.

Darto mengatakan, semua sampah tersebut nantinya akan dibuang ke TPA Sarimukti sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan yakni 981 ton per hari, sedangkan untuk sisanya akan diolah di sejumlah titik menggunakan insinerator.

“Kita sudah punya pengolahan sampah di 12 titik dan sekarang sampah yang diolah itu sudah naik di angka 328 sampai 230 top perhari, itu sudah cukup untuk mengurangi,” kata Darto.