ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,2 Maret 2026-Kabar duka datang dari dunia seni di Jawa Barat.
Dalang kenamaan Dede Candra Sunarya meninggal dunia, Sabtu (28/2/2026).
Kabar duka ini baru-baru ini beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun resmi Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Senin (2/3/2026).
Dalam unggahbnnya, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Dede Candra Sunarya.
“Turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya seniman dan budayawan Ki Dalang Dede Candra Sumirat Sunarya.”
“Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tulis keterangan unggahan tersebut.
Menurut informasi yang beredar, Dalang Dede Candra Sunarya meninggal dunia saat manggung.
Kabar meninggalnya Dede Candra Sunarya ini juga beredar di media sosial.
Sejumlah akun Instagram mengunggah video detik-detik Dede Candra Sunarya meninggal saat manggung di Jelekong, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan video yang beredar, Dede Candra Sunarya sedang tampil dalam pertunjukan wayang golek seperti biasa.
Ia memainkan wayang golek di atas panggung diiringi alunan instrumental tradisional Sunda dan suara sinden.
Mulanya pertunjukkan berlangsung khidmat, namun tiba-tiba berubah setelah dalang tersebut mendadak lemas dan ambruk.
Sejumlah orang di sekitar Dedi Candra pun sigap mencoba menyadarkannya.
Seketika pertunjukkan pun terhenti dan suasana berubah menjadi penuh kepanikan dari warga dan para seniman yang tampil bersamanya.
Dari video yang beredar tersebut, sejumlah warganet menyebut dugaan Dedi Candra Sunarya dalang itu meninggal dunia karena henti jantung.
Meski begitu, hingga artikel ini dimuat belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga, dan Tribunjabar.id mencoba mengkonfirmasi kabar duka ini.
Sosok Dedi Candra Sunarya
Kepergian Dedi Candra Sunarya menjadi kehilangan besar bagi pelestarian budaya Sunda khususnya dunia seni perdalangan di Jawa Barat.
Pasalnya, sosok Dedi Candra Sunarya dikenal sebagai dalang wayang golek di Jawa Barat.
Ia merupakan keponakan maestro dalang dan budayawan almarhum Asep Sunandar Sunarya, sekaligus penerus dinasti Giri Harja.
Dedi Candra lahir di Bandung 8 April 1971. Ia tumbuh dan besar di lingkungan keluarga berkesenian di Giri Harja di Jelekong, Kabupaten Bandung.
Ia menempuh pendidikan seni Diploma (D3) di ISBI Bandung.
Selain menjadi dalang dan budayawan, ia juga mengabdi sebagai ASN dan pendidik di ISBI Bandung
Kiprahnya tidak hanya di panggung lokal, ia juga mementaskan dan memperkenalkan seni Jawa Barat itu ke dunia internasional.
