Jalur Sukarame-Tanjungjaya Tasikmalaya Lumpuh Total Tertimbun Longsor, Motor Belum Bisa Melintas

ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,23 Februari 2026-Akses jalan alternatif penghubung Kecamatan Sukarame dan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya belum bisa dilintasi, akibat tertimbun longsor.

Longsor terjadi akibat diguyur hujan dari Sabtu (21/2/2026) sore hingga Minggu (22/2/2026) dinihari hingga menyebabkan longsor dan menutup akses jalan.

Hingga kini akses tersebut belum bisa dilintasi roda dua, dan hanya bisa dilewati dengan jalan kaki.

Meskipun bisa dilewati pejalan kaki, tapi material longsor belum semua dievakuasi. Karena ketinggian tebing 30 meter dengan panjang 35 meter.

Ketua Forum Komunikasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Aditya menjelaskan, memang untuk material longsor belum semuanya dievakuasi karena cakupannya cukup luas.

“Kemarin kami bersama tim gabungan dari BPBD, TNI Polri membersihkan material longsor, tapi untuk sementara belum bisa dilintasi pemotor,” kata Jembar.

Terkait proses evakuasi lanjutan, Jembar menekankan bahwa diperlukan spesifikasi alat berat tertentu karena kondisi geografis dan lebar jalan di Kampung Daleum yang terbatas.

Penggunaan alat berat berukuran besar dinilai tidak memungkinkan untuk masuk ke titik lokasi bencana.

material longsor yang menimbun jalur alternatif penghubung dua Kecamatan Sukarame dan Tanjungjaya di Kabupaten Tasikmalaya, Senin (23/2/2026).

“Alat berat tersebut harus menggunakan yang berukuran kecil, karena memang jalannya tidak memadai untuk alat berat besar. Sampai saat ini, longsoran masih belum bisa dievakuasi secara normal,” pungkasnya.

Pihak Tagana bersama instansi terkait berharap proses evakuasi dapat segera dituntaskan agar aktivitas masyarakat kembali pulih.

“Mudah-mudahan hari ini bisa berjalan kembali evakuasi longsoran di wilayah Kampung Dalam, Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame. Demikian, terima kasih,” kata Jembar.