www.NarrativeTimes.com.ǁJawa Barat,27 Agustus 2025-Satu rumah di Desa Kedongdong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, dipasangi garis polisi. Kondisinya kosong dan sepi, seakan sudah lama ditinggal penghuninya.
Di sisi kiri halaman, sejumlah barang rumah tangga berserakan tak terurus.
Bangunan rumah terlihat kotor dengan material bangunan yang juga tercecer di sekitar lokasi, menambah kesan mencekam pasca-peristiwa yang terjadi dua hari sebelumnya.
Sebelumnya, Desa Kedongdong mendadak geger pada Senin (25/8/2025) malam.
Ratusan warga berkerumun di depan rumah yang disebut-sebut sebagai tempat tinggal terduga pelaku penculikan anak berusia empat tahun. Kerumunan massa itu bahkan sempat memicu ketegangan.
Dalam video amatir berdurasi sekitar 10 detik yang viral di media sosial, tampak warga berusaha menerobos barikade polisi.
Sejumlah petugas kepolisian berseragam lengkap dengan tameng dan helm berusaha menahan dorongan massa.
Beberapa batang bambu bahkan melayang ke arah aparat, membuat suasana semakin panas.
Video yang diunggah akun Facebook @Iskak Arjuna ke grup Komunitas Orang Cirebon (KOCI) dan langsung menyedot perhatian.
Hingga Selasa (26/8/2025), unggahan tersebut mendapat 568 suka, 93 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 96 kali.
Dalam keterangannya, akun tersebut menuliskan peringatan bagi orang tua agar lebih waspada menjaga anak-anaknya.
“Info penculikan anak umur 4 tahun, rumah pelaku diserang massa, lokasi Desa Kedongdong. Hati-hati yang punya anak kecil dijaga ya,” demikian isi unggahan tersebut.
Kasi Humas Polresta Cirebon, Ipda Ivan Arief Munandar, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Info awal penculikan anak sedang kami dalami. Untuk korban akan dilakukan visum dulu, apakah terjadi tindak pidana kekerasan seksual atau tidak. Termasuk apakah ada bukti lain selain penculikan,” ujar Ivan.
Ivan menambahkan, dari laporan sementara, baik korban maupun terduga pelaku berasal dari wilayah Tegal Gubug.
Namun, terduga pelaku diketahui tinggal di Desa Kedongdong, Kecamatan Susukan.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan motif serta kebenaran kasus yang membuat warga resah ini.
