Dinsos Ungkap Pemicu Kota Bandung Kerap Disinggahi Tunawisma dari Luar Daerah

www.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,16 Agustus 2026-Dinas Sosial Kota Bandung mengungkap penyebab Kota Kembang ini kerap disinggahi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) atau tunawisma, terutama dari luar daerah.

Terbaru, Dinas Sosial Kota Bandung menertibkan 70 orang PPKS yang terdiri atas 54 orang PPKS warga luar Kota Bandung dan 16 orang PPKS warga Kota Bandung. Mereka ditertibkan di jalan utama hingga gang sempit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 orang merupakan gelandangan, pengemis 4 orang, pemulung 3 orang, lansia terlantar 4 orang, tuna susila 7 orang, kelompok minoritas 3 orang, dan 1 penyandang disabilitas.

Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa, mengatakan faktor utama yang menyebabkan Kota Bandung kerap disinggahi PPKS karena daerahnya memiliki daya tarik ekonomi untuk dijadikan tempat mencari penghasilan.

“Keberadaan PPKS masih menjadi tantangan karena Kota Bandung memiliki daya tarik ekonomi yang cukup besar sehingga mendorong warga dari luar daerah datang dan mencari penghasilan di jalan,” ujar Yorisa, Minggu (16/8/2026).

Atas hal tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang atau bantuan secara langsung kepada PPKS di jalan agar keberadaan mereka tidak terus bermunculan di Kota Bandung.

“Berhentilah memberikan sesuatu kepada mereka. Lebih baik bantuan diserahkan kepada lembaga sosial atau mustahik yang lebih berhak,” katanya.

Menurutnya, data penjangkauan menunjukkan sebagian besar PPKS yang berada di jalan bukan merupakan warga Kota Bandung. Oleh karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar bantuan masyarakat dapat diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.

Yorisa berharap masyarakat turut menjaga ketertiban, kenyamanan, keamanan, dan keindahan Kota Bandung dengan menyalurkan bantuan melalui lembaga sosial atau pihak yang tepat.

“Kalau bisa berikanlah bantuan kepada lembaga atau mustahik, fakir yang betul-betul warga masyarakat tahu sehingga tidak memberikan di jalan,” ucap Yorisa.