www.NarraetiveTimes.com.ǁJawa Barat,28 September 2026-Korban baliho roboh di Jalan Buah Batu, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, menceritakan detik-detik kejadian mengerikan yang menimpa dirinya, pada Senin (28/9/2026).
Sebelumnya, baliho roboh akibat hujan deras disertai angin kencang menimpa tiga bangunan yakni warung, ruko, dan bengkel di Jalan Buah Batu. Selain itu kejadian tersebut juga menyebabkan empat orang terluka.
Seorang korban, Musa Rahmat Fadillah (19), mengatakan, saat kejadian tersebut dirinya sedang berada di dalam bengkel, kemudian turun hujan deras disertai angin kencang dan tak lama kemudian baliho itu tiba-tiba roboh.
“Awalnya ada hujan besar dan angin kencang, saya dan orang-orang bengkel mau pada pindahin motor. Tiba-tiba papannya roboh, terus pada terjebak di dalam sama orang yang neduh terjebak di dalam juga,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (28/9/2026).
Ia mengatakan, akibat kejadian tersebut, empat orang termasuk dirinya sempat terjepit di dalam bangunan, beruntung setelah itu petugas langsung melakukan evakuasi hingga akhirnya selamat dan hanya mengalami luka.
“Baliho itu menimpa tiga motor di bengkel, terus korban yang terjepit empat orang. Posisi saya lagi berteduh mau pindahin motor, nah habis itu tiba-tiba papan langsung roboh,” katanya.
Dia memastikan, korban yang sempat terjebak di dalam bangunan semua selamat. Mereka hanya mengalami luka pada tangan dan kaki akibat tertimpa seng yang dijadikan atap bangunan.
“Kalau yang terjebak Alhamdulillah pada selamat, saya juga Alhamdulillah tidak ada yang kena,” ucap Musa.
Korban yang lainnya, Bobby Setiawan (17), mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat dirinya sedang berteduh dan hendak membeli kopi di kios, kemudian tiba-tiba baliho roboh setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang.
“Saya mau ke warung beli kopi, tiba-tiba itu roboh terus ditangani PLN. Awalnya, ada suara kirain teh petir lalu roboh, saya terkena kaki sama tangan,” katanya.
Peristiwa baliho roboh tersebut terjadi pada pukul 14.05 WIB, kemudian petugas gabungan baru berhasil melakukan evakuasi baliho itu pada pukul 17.00 WIB, sehingga kondisi arus lalu lintas yang sebelumnya macet, kini berangsur normal.
