ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,29 Desember2025-Gerakan penyelamatan pesisir pantai, bibir pantai sepanjang lima kilometer di sekitar Pantai Batuhiu di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ditanami puluhan ribu bibit pohon kelapa, Senin (29/12/2025).
Penanaman kelapa yang diinisiasi Asep Noordin, Ketua DPRD Pangandaran, itu dilakukan para petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP).
Selain petani, penanaman pun dilakukan Bupati Pangandaran, Kapolres Pangandaran, perwakilan Kodim 0625/Pangandaran, dan sejumlah organisasi masyarakat.
Di Pantai Batuhiu, mereka bersama-sama menanam bibit pohon kelapa sebanyak 2026 bibit di sepanjang lima kilometer bibir pantai.
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengatakan, gagasan penanaman bibit pohon kelapa ini memang sudah lama diwacanakan.
“Kita ini punya hamparan pantai sepanjang 91 kilometer. Kita ingin dalam pengembangan wilayah pantai, itu memperhatikan Geofisika,” ujar Asep kepada Tribun Jabar di Pantai Batuhiu, Senin siang.
Sehingga, bisa menciptakan kawasan pantai seperti, pantai Cemara, Coconut beach, pantai pandan, dan sebagainya.
“Makanya, kita akan dorong Pemda dalam pengembangannya melalui Geofisika-nya masing-masing. Mayoritas, kan di kita pohon kelapa,” katanya.
Tidak hanya mitigasi bencana, pohon kelapa ini diharapkan memiliki nilai manfaat yang besar secara ekonomis.
“Karena pohon kelapa pasti berbuah dan dari sisi estetis, pohon kelapa di pantai itu memiliki daya estetik yang sangat tinggi,” ucap Asep.
Sekjen SPP Pusat, Agustina, menyebut, penanaman bibit pohon kelapa ini adalah gerakan penyelamatan alam reboisasi pesisir pantai.
“Penanaman bibit pohon kelapa ini dilaksanakan secara swadaya oleh semua pihak. Ini baru pertama kali di Pangandaran dan semoga menjadi contoh di Indonesia,” ujarnya.
Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, mengaku, sangat mendukung kegiatan penanaman bibit pohon kelapa di pesisir pantai tersebut.
“Kita berkomitmen untuk selalu menjaga alam dan semoga bencana yang terjadi di luar daerah, itu tidak terjadi di kita,” ucap Citra.
