ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,4 Mei 2026-Menjelang Iduladha 2026, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengimbau para peternak dan pedagang hewan ternak di wilayah Kabupaten Sumednag untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian hewan ternak dengan berbagai modus.
Senin (4/5/2026), Sandityo menekankan agar peternak tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai pembeli, terutama jika menunjukkan gelagat mencurigakan.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan meski belum ada kasus pencurian hewan ternak di Sumedang menjelang momen Iduladha 2026.
“Jangan terlalu percaya dengan pembeli yang tidak jelas atau mencurigakan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, salah satu modus yang kerap terjadi adalah pelaku berpura-pura membeli ternak, lalu mengajak pemilik ke ATM dengan dalih akan melakukan pembayaran. Namun, saat di lokasi, pelaku justru menghilang tanpa jejak.
Karena itu, ia menegaskan agar peternak tidak menyerahkan ternak sebelum pembayaran benar-benar diterima.
“Jangan menyerahkan ternak sebelum dibayar. Pastikan transaksi jelas dan aman,” katanya.
Selain itu, peternak juga diminta untuk menempatkan hewan ternaknya di lokasi yang mudah dipantau dan tidak jauh dari jangkauan pengawasan.
“Pastikan kandang berada di lokasi yang terpantau, jangan di tempat yang jauh sehingga sulit diawasi,” tambahnya.
Kapolres juga mengingatkan adanya modus lain, yakni pelaku yang berpura-pura menanyakan lokasi kandang dengan tujuan memetakan sasaran.
“Kalau ada orang mencurigakan yang menanyakan lokasi kandang, sebaiknya jangan diberi informasi. Itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna mencegah aksi kriminalitas, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
“Peran masyarakat sangat penting. Tingkatkan siskamling karena biasanya ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi,” katanya.
