www.hukumnasional.com.ǁJawa Barat,6 September 2026-Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan Jalan Raden Demang Hardjakusumah akan dibuka untuk sepeda motor pada Senin, 7 September 2026. Awalnya, Pemkot Cimahi akan membuka akses di jalan tersebut pada Sabtu (5/9/2026), namun hal itu diurungkan karena masih ada perbaikan.
“Tetapi melihat situasi dan kondisi, kami belum mengizinkan karena masih ada pekerjaan yang riskan apabila dilewati kendaraan, dan insyaallah kita buka di hari Senin,” kata Ngatiyana, Minggu (6/9/2026).
Ngatiyana mengungkapkan, untuk tahap awal, Jalan Raden Demang Hardjakusumah hanya dibuka untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor. Kendaraan roda empat seperti mobil belum diizinkan karena petugas masih melakukan rangkaian perbaikan pada jembatan Pemkot Cimahi.
“Insyaallah nanti kita akan buka khusus untuk sepeda motor di hari Senin, jam 8 pagi, kita buka untuk dua arah khusus untuk sepeda motor saja, mobil belum bisa karena ada pengerjaan lanjutan yang harus selesai sampai tuntas,” ungkapnya.
Ngatiyana menambahkan, Pemkot Cimahi berupaya untuk menekan kemacetan akibat adanya dua proyek yang tengah dikerjakan hingga berdampak pada kepadatan lalu lintas.
“Supaya dimaklumi, kita membangun itu melalui proses perlu waktu, tetapi kualitas tetap terjamin. Mohon pengertiannya buat masyarakat,” tandasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Cimahi memberikan penjelasan terkait adanya pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto dan perbaikan Jalan Raden Demang Hardjakusumah yang mendapat sorotan negatif dari publik.
Dua proyek tersebut dilakukan secara bersamaan hingga sempat menimbulkan kemacetan parah karena adanya penutupan jalan.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, mengatakan tidak ada unsur kesengajaan dalam pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto dan perbaikan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah.
“Timeline jadi seperti bersamaan itu kebetulan. Untuk proyek underpass Gatot Subroto, mekanisme pengadaan, pemilihan penyedia atau kontraktornya itu dilakukan di Bina Marga Provinsi, untuk perbaikan jembatan Raden Demang Hardjakusumah itu dilakukan di Pemkot Cimahi,” kata Adhitia, Minggu (23/8/2026).
Adhitia membenarkan adanya kemacetan parah yang terjadi imbas penutupan di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Raden Demang Hardjakusumah. Namun, dengan adanya evaluasi berupa penambahan personel maupun pemberlakuan contraflow, kemacetan dapat diminimalisasi.
“Kita sudah lakukan evaluasi, penambahan personel dan contraflow, mudah-mudahan bisa mengurangi,” ungkapnya.
Selain itu, Adhitia akan mempercepat proses perbaikan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah. Target awal, perbaikan di jalan tersebut berdurasi 90 hari dan akan dipersingkat dengan durasi satu bulan.
“Kami akan coba ngepush perbaikan jalan di jembatan Raden Demang Hardjakusumah atau jembatan pemkot. Kita gunakan metode hydraulic static pile, ini bisa mempercepat proses pembangunan atau perbaikan. Sehingga kita targetkan tidak 90 hari, tapi satu bulan, jembatan pemkot sudah bisa dilalui oleh kendaraan,” tandasnya.
