Kronologi Gas 3 Kg Meledak di Bandung: Api Rokok dan Gas Bocor Sebabkan 6 Orang Luka, Rumah Hancur

www.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,19 Agustus 2026-Sebuah bangunan rumah di kawasan Jalan Sekepeer, Kelurahan Sindangjaya, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, hancur usai dihantam ledakan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Antapani, Kompol Yusuf Tojiri, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut mengakibatkan sejumlah penghuni rumah menderita luka bakar serius di sekujur tubuh dan harus menjalani perawatan intensif di RS Hermina Antapani serta RS Ujungberung.

Para korban teridentifikasi masing-masing berinisial M (51) seorang perempuan, R (23) seorang ibu rumah tangga, serta MS (29) yang menderita luka bakar pada area kaki, tangan, badan, leher, hingga pipi.

Korban lain yakni AA (23) mengalami luka bakar di seluruh tubuh, sementara dua balita berinisial AN (6) dan RM (3) menderita luka bakar di bagian kepala, tangan, serta badan.

“Kronologisnya pukul 18.30 WIB berawal pada saat korban R akan memasak dan akan memasang tabung gas, namun tabung gasnya bunyi dan gas keluar. Selanjutnya, tabung gas tak sempat dipasang atau tak sempat dipakai masak, namun tabung gas itu langsung dimasukkan ke kamar mandi atau ke dalam ember yang ada airnya oleh korban AA,” kata Kapolsek dalam keterangan yang diterima, Rabu (19/8/2026).

Meskipun tabung elpiji sudah direndam di dalam wadah berisi air, senyawa gas rupanya terus menguap hingga baunya memenuhi seluruh penjuru ruangan rumah.

Tak berselang lama, ledakan hebat diduga terpicu tatkala salah satu korban, yakni AA, menyalakan rokok di dalam area bangunan tersebut.

“Mendengar suara ledakan itu, saksi yang rumahnya bertetanggaan dengan korban, langsung menolong para korban dan melakukan evakuasi untuk dibawa ke rumah sakit Hermina dan RS Ujungberung menggunakan ambulan relawan dan dibantu warga lainnya,” katanya.

Kapolsek menambahkan, hempasan ledakan gas melon tersebut mengakibatkan struktur bangunan rumah rusak berat.

Kendati demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan seluruh korban selamat tengah fokus menjalani pemulihan medis di rumah sakit.