www.NarraetiveTimes.com.ǁJawa Barat,6 Oktober 2026-Lebih dari 100 siswa SMAN 1 Tukdana, Indramayu, Jawa Barat, mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (5/10/2026).
Para siswa yang mengalami gejala seperti mual dan muntah ini pun langsung dibawa ke Puskesmas Tukdana dan Puskesmas Kerticala, bahkan terdapat dua siswa yang harus dirujuk ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Humas SMAN 1 Tukdana, Warsa, mengatakan jumlah siswa yang diduga keracunan dan dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) sejak Senin siang hingga malam mencapai 105 orang.
Namun, menurut dia, kini sebagian besar siswa yang sempat mengalami keracunan dipastikan telah masuk kembali dan mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasanya.
“Saat ini, sebagian besar siswa sudah masuk dan proses KBM juga sudah berjalan seperti biasanya,” kata Warsa saat ditemui di SMAN 1 Tukdana, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).
Ia mengatakan, dari 105 siswa, hampir 90 persennya telah masuk sekolah, meski ada juga yang baru dilarikan ke Puskesmas Tukdana pada Selasa pagi akibat gejalanya belum hilang.
Namun, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi terbaru mengenai dua siswa yang dirujuk ke RSUD Indramayu, apakah telah diizinkan pulang atau masih menjalani rawat inap.
“Kami juga sudah mewanti-wanti para siswa yang hari ini masuk sekolah, jika masih merasa tidak enak badan diizinkan pulang dan diminta segera berobat ke puskesmas,” ujar Warsa.
Warsa menyampaikan, rata-rata siswa SMAN 1 Tukdana mengalami mual, pusing, muntah-muntah, dan lainnya setelah menyantap menu MBG yang dibagikan pada Senin kemarin.
Pantauan Tribuncirebon.com, suasana SMAN 1 Tukdana tampak berjalan seperti biasanya, dan sejumlah siswa mulai berolahraga di lapangan sekolah saat jam istirahat dimulai.
Selain itu, deretan ruang kelas hingga lorong gedung juga terlihat dipenuhi siswa SMAN 1 Tukdana yang tengah berbincang sambil menggunakan ponsel masing-masing.
