Pemkot Bandung Bakal Sulap PKL Jalan Ahmad Yani Lebih Tertata, Tiru Konsep Lengkong Kecil

www.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,9 Agustus 2026-Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mematangkan langkah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar jalan.

Tak hanya sekadar melakukan penertiban, Pemkot Bandung menyiapkan formulasi baru penataan kawasan kuliner malam dengan meniru kesuksesan Jalan Lengkong Kecil dan Jalan Cikuray.

Model penataan ini akan diterapkan bagi para PKL di kawasan Jalan Ahmad Yani serta wilayah Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung.

Datang Bersih, Pulang Bersih

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa penataan PKL di kawasan Jalan Ahmad Yani pada malam hari mengedepankan pendekatan persuasif melalui jajaran kewilayahan serta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM).

Menurut Farhan, para pedagang nantinya diperbolehkan berjualan sebagai pusat kuliner malam, namun dengan syarat ketat menerapkan prinsip kebersihan lingkungan.

“Konsepnya meniru penataan kawasan kuliner di Jalan Lengkong Kecil dan Jalan Cikuray. Datang bersih, pulang bersih,” ujar Farhan, Minggu (9/8/2026).

Farhan menegaskan, aktivitas pusat kuliner tetap diizinkan selama tidak merusak estetika kota dan fasilitas publik.

Pedagang wajib memastikan sampah sisa dagangan tidak menyumbat saluran drainase atau mengotori trotoar.

Pedagang Diberi Aturan Ketat, Yang Melanggar Ditindak

Untuk merealisasikan konsep tersebut, Farhan telah memerintahkan jajaran camat dan lurah, khususnya Lurah Kebon Pisang, untuk segera mengumpulkan para pedagang beserta koordinator lapangan.

“Konsep pusat kuliner diperbolehkan, tetapi dengan aturan ketat, menjaga kebersihan dan memastikan sampah tidak menutupi drainase,” tegasnya.

Kendati menyiapkan skema penataan yang humanis, Farhan memastikan Pemkot Bandung tidak ragu mengambil tindakan tegas apabila para pedagang menolak kooperatif.

Jika pola tata kelola ala Lengkong Kecil ini diabaikan, petugas Satpol PP akan langsung menerjunkan penertiban secara terukur di lapangan.