Pedagang Es Krim Kota Bandung Galau Listrik PLN Sering Padam, Cegah Mencair Pakai Es Batu

www.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,20 Juni 2026-Pemadaman listrik PLN yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Bandung, Jawa Barat, tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga mengancam usaha yang bergantung pada pendingin listrik. 

Tri Rahma (40), pemilik toko kelontong di Kota Bandung, mengatakan pemadaman listrik berdampak langsung terhadap usaha es krim yang dijalaninya. 

Menurut dia, bisnis es krim memiliki biaya operasional yang cukup besar karena bergantung pada freezer yang harus menyala sepanjang waktu.

“Es krim itu modalnya besar. Ada biaya listrik, kulkas, dan maintenance. Sementara keuntungannya tipis. Kalau terus-terusan mati listrik, habis buat operasional saja,” kata Tri, Sabtu (20/6/2026).

Saat pemadaman berlangsung, Tri mengaku khawatir produk es krim yang disimpannya mencair dan tidak bisa dijual kembali. 

Adapun untuk mengantisipasi kerugian, ia menaruh es batu di dalam freezer guna menjaga suhu tetap dingin hingga listrik kembali menyala.

“Untungnya tidak sampai mencair karena di bawahnya pakai es batu. Kalau sampai cair tentu rugi. Setelah listrik menyala lagi, untuk membekukan kembali juga memakan waktu,” ujarnya.

Selain usaha es krim, pemadaman listrik juga memaksa kios jus miliknya berhenti beroperasi selama aliran listrik terputus.

“Kalau usaha jus itu ada orderan online dan offline. Saat listrik mati terpaksa tutup dulu. Misalnya dalam sejam bisa ada sepuluh pesanan, kemarin pemadaman lebih dari tiga jam, jadi potensi keuntungan ratusan ribu rupiah hilang,” ujar Tri.

Ia berharap ada pemberitahuan lebih awal apabila akan dilakukan pemadaman listrik sehingga pelaku usaha dapat menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga barang dagangan mereka.

“Kami berharap ada pemberitahuan jadwal. Jangan sampai terulang lagi karena sangat mengganggu usaha. Kami juga pelanggan yang membayar listrik, jadi kalau mati lampu tentu ada dampaknya terhadap penghasilan,” katanya.