www.hukumnasional.com.ǁJawa Barat,19 September 2026-Suasana duka dan haru menyelimuti kawasan pemakaman keluarga di Jalan Kopi, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Mantan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan, telah berpulang ke Rahmatullah pada usia 88 tahun.
Diketahui, almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (19/9/2026) pagi akibat penurunan kondisi kesehatan seiring usia senja.
Pantauan di pemakaman keluarga seluas kurang lebih 3.000 meter persegi tersebut, sejumlah warga dan kerabat bergotong royong menyiapkan tempat peristirahatan terakhir almarhum.
Dari luas total lahan tersebut, area khusus pemakaman berukuran sekitar 1.000 meter persegi telah dibersihkan.
Aroma tanah menyeruak di udara saat cangkul dan sekop digerakkan bergantian merapikan liang lahat. Liang lahat tersebut digali tepat di samping makam ibunda tercinta Danny Setiawan, almarhumah Ibu Juwita.
Hal ini sesuai dengan pesan dan keinginan almarhum semasa hidupnya yang ingin dimakamkan berdampingan dengan sang ibu di tanah kelahirannya, Kabupaten Purwakarta.
Di kompleks pemakaman keluarga ini juga telah terbaring almarhum ayahnya, Pak S. Hadi Sujony, serta beberapa kerabat dekat, termasuk sepupu dan adik iparnya.
Adik sepupu almarhum, Tomi, mengatakan bahwa kepastian berita duka diterima pihak keluarga melalui grup percakapan WhatsApp keluarga sekitar pukul 06.30 WIB.
“Kabar meninggal diterima sekitar jam 06.30 WIB usai Subuh. Ini sudah informasi A1 dan pasti. Beliau meninggal karena faktor usia yang sudah menginjak 88 tahun (kelahiran 1945). Sudah sekitar dua tahun ini almarhum tidak sempat berziarah ke sini karena kondisi fisik dan sakit-sakitan,” ujar Tomi di lokasi pemakaman, Sabtu (19/9/2026).
Pihak keluarga sebagai tuan rumah, kata dia, kini fokus menyelesaikan persiapan lokasi sembari menanti kedatangan jenazah yang dibawa menuju ke Purwakarta.
Almarhum Danny, kata dia, bukan hanya saudara tertua, melainkan sosok teladan sejati. Sepanjang hidupnya, lanjut dia, beliau dikenal memiliki semangat belajar yang luar biasa tinggi dan mendedikasikan diri sepenuhnya di bidang pendidikan.
“Beliau (Danny Setiawan) adalah sosok kakak yang paling diteladani. Semangat belajarnya tidak pernah berhenti dan beliau mengabdikan diri di bidang ilmu. Nilai-nilai dedikasi dan pendidikan itulah yang paling berharga bagi kami,” ucap Tomi.
