Respons Dedi Mulyadi Soal Anggaran Tenaga Kerja Kebersihan Masjid Raya Al Jabbar Rp22 Miliar

ww.narrativetimes.com.ǁJawa Barat,20 April 2026-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi terkait sorotan pengadaan jasa tenaga kebersihan di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, yang menghabiskan anggaran Rp22 miliar.

Sorotan tersebut datang dari konten kreator Abil Suherman yang belakangan viral karena idenya mengembangkan program analisis data menggunakan Kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam “pengadaan aneh” di berbagai wilayah pemerintahan.

Dalam video terbarunya, ia memperlihatkan adanya pengadaan jasa tenaga kebersihan di Masjid Raya Al Jabbar yang menghabiskan anggaran sebesar Rp22.091.454.575.

Tertulis pula dalam sematannya bahwa anggaran tersebut untuk membayar 273 orang tenaga kebersihan.

Menanggapi hal ini, Dedi Mulyadi pun berterima kasih atas adanya sorotan terkait anggaran di wilayah pemerintahannya.

“Terima kasih ya adikku yang pintar, yang telah memberikan koreksi atau mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pengalokasian biaya untuk pembiayaan tenaga kebersihan Masjid Raya Al Jabbar,” kata Dedi Mulyadi dalam videonya, Senin (20/4/2026).

Dedi Mulyadi menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan keterangan terkait anggaran tersebut dari Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Jawa Barat.

“Alokasi tersebut diperuntukkan untuk; (1) gaji bulanan tenaga kebersihan Masjid Raya Al Jabbar selama 12 bulan; (2) pembayaran jaminan kesehatan; (3) pembayaran jaminan kecelakaan kerja; (4) pembayaran jaminan hari tua; (5) pembayaran THR,” tutur Dedi Mulyadi.

Pria yang akrab disapa KDM tersebut mengaku senang saat ada orang yang mengkritisi anggaran di Provinsi Jawa Barat demi terus menjunjung tinggi transparansi.

“Saya sangat senang Pemerintah Provinsi Jawa Barat dikritisi setiap detil anggaran, agar kami bisa menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” tuturnya.

Dalam video yang dibagikan, Dedi Mulyadi juga menyematkan rincian detil terkait anggaran jasa tenaga kebersihan di Masjid Raya Al Jabbar tersebut, yakni:

Komponen Harga

1. Gaji Pokok
• Volume: 1×12 bulan
• Harga per bulan: Rp4.737.678,00
• Harga per tahun: Rp56.852.136,00

2. Jaminan Kesehatan (4 persen UMK)
• Volume: 1×12 bulan
• Harga per bulan: Rp189.507,12
• Harga per tahun: Rp2.274.085,44

3. Jaminan Kecelakaan kerja (JKK) 0,24 persen UMK
• Volume: 1×12 persen
• Harga per bulan: Rp11.370,43
• Harga per tahun: Rp136.445,13

4. Jaminan Kematian (JKM) 0,30 persen UMK
• Volume: 1×12 bulan
• Harga per bulan: Rp14.213,03
• Harga per tahun: Rp170.556,41

5. Jaminan Hari Tua (JHT) 3,7 persen UMK
• Volume: 1×12 bulan
• Harga per bulan: Rp175.294,09
• Harga per tahun: Rp2.103.529,03

6. Tunjangan Keagamaan (THR)
• Volume: 1×12 bulan
• Harga per bulan: Rp394.806,50
• Harga per tahun: Rp4.737.678,00

Jumlah Sebelum Fee dan PPN
• Harga per bulan: Rp5.522.869,17
• Harga per tahun: Rp66.274.430,01

Management Fee 8,8 persen
• Harga per bulan: Rp486.012,49
• Harga per tahun: Rp5.832.149,84

Sub Total
• Harga per bulan: Rp6.008.861,65
• Harga per tahun: Rp72.106.579,85

PPN 11 persen
• Harga per bulan: Rp660.976,98
• Harga per tahun: Rp7.931.723,78

Jumlah Setelah Fee dan PPN
• Harga per bulan: Rp6.669.858,64
• Harga per tahun: Rp80.038.303,63

Dibulatkan
• Harga per bulan: Rp6.669.859,00
• Harga per tahun: Rp80.038.308,00

Total kebutuhan personel 273 orang: Rp21.850.458.084